Capaian Pembelajaran

Capaian Pembelajaran di PSPA FKIK UMY ditetapkan berdasarkan Standar Nasional Perguruan Tinggi PERMENRISTEKDIKTI Nomor 44 Tahun 2015 serta perumusan Kompetensi dan Capaian Pembelajaran jenjang profesi apoteker berdasarkan Naskah Akademik Asosiasi Perguruan Tinggi Farmasi Indonesia (APTFI) tahun 2013. Capaian Pembelajaran dibagi berdasarkan domain Sikap, Keterampilan Umum, Penguasaan Pengetahuan serta Keterampilan Khusus.

a. Sikap

  • Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius;
  • Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama,moral, dan etika;
  • Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila;
  • Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa;
  • Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain;
  • Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan;
  • Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara
  • Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik;
  • Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri
  • Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan
  • Mampu menerapkan konsep farmasi islam dalam asuhan kefarmasian
  • Internalisasi Al-Islam dan kemuhammadiyahan dalam berhubungan dengan masyarakat luas
  • Mampu beradaptasi dalam lingkungan yang dinamis dan kultur budaya yang beragam

b. Ketrampilan Umum

  • Mampu bekerja di bidang keahlian pokok untuk jenis pekerjaan yang spesifik dan memiliki kompetensi kerja yang minimal setara dengan standar kompetensi kerja profesinya;
  • Mampu membuat keputusan yang independen dalam menjalankan pekerjaan profesinya berdasarkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif
  • Mampu mengomunikasikan pemikiran/argumen atau karya inovasi yang bermanfaat bagi pengembangan profesi, dan kewirausahaan, yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan etika profesi, kepada masyarakat terutama masyarakat profesinya
  • Mampu melakukan evaluasi secara kritis terhadap hasil kerja dan keputusan yang dibuat dalam melaksanakan pekerjaannya oleh dirinya sendiri dan oleh sejawat
  • Mampu meningkatkan keahlian keprofesiannya pada bidang yang khusus melalui pelatihan dan pengalaman kerja;
  • Mampu meningkatkan mutu sumber daya untuk pengembangan program strategis organisasi;
  • Mampu memimpin suatu tim kerja untuk memecahkan masalah pada bidang profesinya;
  • Mampu bekerja sama dengan profesi lain yang sebidang dalam menyelesaikan masalah pekerjaan bidang profesinya
  • Mampu mengembangkan dan memelihara jaringan kerja dengan masyarakat profesi dan kliennya;
  • Mampu bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang profesinya sesuai dengan kode etik profesinya;
  • Mampu meningkatkan kapasitas pembelajaran secara mandiri;
  • Mampu berkontribusi dalam evaluasi atau pengembangan kebijakan nasional dalam rangka peningkatan mutu pendidikan profesi atau pengembangan kebijakan nasional pada bidang profesinya;
  • Mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengaudit, mengamankan, dan menemukan kembali data dan informasi untuk keperluan pengembangan hasil kerja profesinya

c. Penguasaan Pengetahuan

  • Mampu mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah-masalah terkait obat dengan pendekatan berbasis bukti (guideline&/ evidence) untuk mengoptimalkan terapi.
  • Mampu memberikan pelayanan sediaan farmasi dan alat kesehatan serta menjamin kesesuaiannya dengan kebutuhan pasien.
  • Mampu menyiapkan dan/atau membuat sediaan farmasi, menangani i.v admixture dan sitostatika, serta menjamin keamanan, efektivitas, stabilitas dan mutu sediaan
  • Mampu merancang dan melaksanakan pelayanan kefarmasian berbasis komunitas dalam upaya promotif dan preventif kesehatan masyarakat
  • Mampu menggali, menelusur, mengevaluasi sumber informasi dan data secara kritis, mensintesis informasi, dan memberikan pelayanan informasi dan edukasi terkait obat dan pengobatan
  • Menunjukkan penguasaan konsep teoritis clinical sciences & social/behavioral/administrative pharmacy sciences yang menjadi landasan praktik kefarmasian
  • Mampu melakukan penelitian bidang kefarmasian, khususnya dalam upaya peningkatan pencapaian keberhasilan terapi
  • Mampu mengikuti perkembangan ilmu dan profesi farmasi untuk mengembangkan kemampuan profesi secara berkelanjutan dan berkontribusi dalam pengembangan diri orang lain.
  • Mampu menetapkan formulasi dan spesifikasi produk, serta mengelola proses produksi dan penjaminan mutu produk untuk memperoleh sediaan farmasi yang aman, efektif, stabil dan memenuhi standar mutu
  • Mampu membangun hubungan dan kerjasama inter-profesional dengan berbagai pihak, khususnya dengan tenaga kesehatan
  • Mampu melakukan praktik kefarmasian secara professional, legal dan etik
  • Menunjukkan kemampuan berkomunikasi dengan pasien, masyarakat, dan praktisi kesehatan secara bertanggung-jawab.
  • Menunjukkan kepedulian sosial dan tanggungjawab sosial kepada pasien dan masyarakat

d. Ketrampilan Khusus

  • Mampu bekerja melakukan praktik kefarmasian sesuai standar kompetensi Ikatan Apoteker Indonesia secara Tanggung jawab, Professional dan Etik
  • Mampu membuat keputusan dan menyelesaikan masalah yang terkait dengan penggunaan sediaan farmasi berdasarkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif;
  • Mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta menghasilkan karya (memformulasi& memproduksi sediaan farmasi) yang berhubungan dengan kefarmasian berdasarkan kaidah rancangan dan prosedur baku, serta kode etik IAI serta dapat diakses oleh masyarakat akademik
  • Mampu berkontribusi dalam upaya preventif dan promotif kesehatan masyarakat
  • Mampu melakukan follow up hasil penelitian melalui publikasi secara tertulis maupun lisan serta mempertahankan keberlanjutan
  • Kemampuan belajar sepanjang hayat dengan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berhubungan dengan kefarmasian melalui pelatihan,pengalaman kerja, dan pembelejaran mandiri;
  • Mampu mengkoordinasi, mengendalikan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan dibidang kefarmasian
  • Mampu mengambil keputusan secara professional dan membangun hubungan interpersonal dalam melakukan praktek kefarmasian.
  • Mempunyai ketrampilan organisasi dan membangun hubungan interpersonal dalam melakukan praktik kefarmasian
  • Mampu menerapkan praktek secara legal dan professional sesuai kode etik dan regulasi yang berlaku